Langsung ke konten utama

Allah Guide Me…..

Forgive me Allah, because there are loves beside you. I only man who has love although I know that it was wrong, but actually I don’t want to love someone. It sources from inside my heart. Guide me to love you, just love you and my prophet “Muhammad Saw”. Loving you and your prophet is my priority in my life, but it is difficult for me because temptation is surround me. I just love world which is false, my life only desire to reach world.
Therefore, I will make my parent happy from myself I promise it. I am going to hard work and hard effort to make them proud of me even though I’m sure that it’s not easy to me. I have to spend my time to earn money and only focus to my purpose. Second, I will give my sister and brother the good thing. I am the first child from three brothers, but until now I can’t make them proud of me yet. As the first child I had had to give them the best thing.
I hope that I only focus to my aims to become the good person without doing something’s wrong. Even thought temptation is surround me I must be defensive. I know that you love me, of course you give me examine to become the good person. I’m ready if you always give examines all the time because I’m sure that you want to rise my statue.
I realize that I used to commit so much something’s wrong. I just wasted my time, I always forgot you, and I leaved my obligation as man.  But now, I promise to you I don’t want to commit something’s wrong again and I will be focus to reach your heaven. I hope that I will together with people who have the good person, in other to become as them.
Allah guide me to your heaven and together with my prophet Muhammad. I really miss him. I want to meet him although only through dream. I just know my prophet from the books and heard from my teacher. I’m sure that he better than I imagine that.

Finally, Thanks Allah for all the time, health and faithful you give to me.  I’m going to utilize it and I will attempt to become the good person as long as I can.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutiara Tetaplah Mutiara Dimanapun Berada

Banyak dari kita menyalahkan “keadaan” adalahpenyebab kita terjatuh pada lembah hitam, kegagalan, kemiskinan dan kerusakan pada diri kita. Ada lagi orang yang menyalahkan lingkungan lah yang bertanggung jawab pada kegagalannya. Memang benar lingkungan berpengaruh pada diri seseorang, oleh karena itu pandai-pandailah dalam memilih lingkungan dan orang terdekat kita.
Tapi apakah kesemua itu lantas kita berkata “karena keadaaan begini saya rusak, karena lingkungan lah saya hancur, karena orang tua yang broken home saya jadi begini, karena miskin saya mencuri, karena tidak ada pekerjaan saya merampok”. Bisakah hal seperti itu dijadikan dasar pembelaan atas kesalahan kita? Lantas  apakah kita tidak punya “daya dan upaya” untuk menyaring perbuatan-perbuatan yang buruk disekitar kita. Bukankah kita mempunyai “akal” untuk mengetahui perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk, dan akal juga mengetahui mana yang harus dilakukan dan mana yang harus ditinggalkan.
Mari kita merenung sejenak dan be…

Berfikir dan Bijak Dalam Menyikapi Setiap Masalah

Masalah adalah masalah, respon kita lah yang menentukan akhir dari sebuah masalah  (Sundar Pichay)

Hampir mustahil, jika dalam hidup ini tidak ada masalah, karena masalah adalah bagian dari kehidupan yang mau tidak mau harus dihadapi dan itu adalah bagian dari sistem kehidupan  yang tidak bisa terpisahkan. Seperti bahagia, sengsara. kaya dan miskin. Begitupun masalah, tidak akan bisa dihindari, itu akan menghiasi kehidupan selamanya. Kalau diibaratkan masalah itu adalah secangkir kopi. Kopi adalah kopi, akan tetap pahit selamanya, ia tidak akan mungkin menjadi manis tetapi kita akan tetap menyukai dan menikmati secangkir kopi, walaupun kita tahu jika kopi adalah pahit. Begitupun masalah, ia tidak akan menyenangkan selamanya, tetapi apakah kita harus mengutuk dan memaki serta tidak menerima akan masalah yang datang kepada kita. Kita juga sadar bahwa kita tidak akan bisa menghindari masalah tersebut. Masalah- masalah yang silih berganti hadir di dalam kehidupan ini, entah itu masalah kelu…

ABOUT PARE

ABOUT PARE
Before going to pare, I studied English in Palembang for around a years. I thought my ability not enough in reaching English well. I just studied grammar, grammar like ghost or monster for me, it made me stress because my ability not improve. One day, my mother asked to me, “Gilang you have been studying English about one years, but can you English well?. After my mother asking to me, I was shy. Every day I thought how could get English well. I got information from my friend that he said, “There is Kampung Inggris you can study there, and i guarantee you can improve your English. After getting information about Kampung Inggris, the name village who has many English’s course and has the good method in studying English, I would study there. I told my parent whom I would study there around four month, later on my parents allow me. In other hand, I did not have money to go to Kampung Inggris although I would go to there. Every day I though how to go to there because I did not hav…